Infokotabatu.com, Indonesia – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menyiapkan empat strategi utama untuk menyambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 yang diperingati setiap 24 Oktober. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat potensi kreatif daerah, memperluas jaringan kolaborasi, membuka akses kemitraan dengan industri, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.
Ketua Harian ICCN, Vicky Arief, menegaskan bahwa peringatan HEKRAFNAS harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antardaerah sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.
“Melalui momentum Hari Ekonomi Kreatif Nasional, ICCN ingin mendorong potensi kreatif daerah agar tidak hanya berkembang di wilayahnya masing-masing, tetapi juga terhubung dengan jejaring yang lebih luas dan membuka peluang kolaborasi,” ujarnya.
Menurut Vicky, strategi pertama, Voice, berfokus pada penguatan aspirasi daerah dengan melibatkan jejaring koordinator ICCN di 38 provinsi. Melalui langkah ini, ICCN berupaya menghimpun potensi, kebutuhan, aspirasi, serta tantangan yang dihadapi daerah dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.
Strategi kedua, Showcase, diwujudkan melalui Creative Cities Indonesia Showcase. Program ini menjadi wadah untuk memperkenalkan keunggulan, inovasi, dan praktik pengembangan kota kreatif di berbagai wilayah, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan peluang kemitraan antardaerah.
Selanjutnya, strategi ketiga, Connect, diarahkan untuk mempertemukan potensi ekonomi kreatif daerah dengan industri dan mitra strategis melalui pendekatan matching ecosystem. Dengan demikian, kekuatan kreatif yang dimiliki daerah diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama nyata yang memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif.
Adapun strategi keempat, Learn, dilaksanakan melalui Ekraf Academy sebagai platform pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi pelaku ekonomi kreatif. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
Vicky menambahkan, keempat strategi tersebut semakin penting menjelang penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Indonesia. Momentum internasional ini dinilai dapat membuka kesempatan bagi potensi kreatif daerah untuk dikenal lebih luas dan terhubung dengan jejaring global.
“Empat langkah strategis ini menjadi semakin penting dan menarik karena menyambut momentum WCCE 2026 yang diselenggarakan di Indonesia. Jadi, kita bisa menyuarakan suara daerah hingga ke jejaring global. Bukan hanya untuk didengar, tetapi juga untuk membangun kolaborasi,” tambahnya.
Selain menyiapkan empat strategi tersebut, ICCN juga menyoroti keberadaan tujuh kota Indonesia yang telah tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Keanggotaan ini dinilai menjadi salah satu indikator berkembangnya potensi kreativitas dan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional.
Tujuh kota tersebut meliputi Pekalongan dalam bidang Kerajinan dan Seni Rakyat sejak 2014, Bandung dalam bidang Desain sejak 2015, Ambon dalam bidang Musik sejak 2019, Jakarta dalam bidang Literatur sejak 2021, Surakarta dalam bidang Kerajinan dan Seni Rakyat sejak 2023, serta Malang dalam bidang Seni Media dan Ponorogo dalam bidang Kerajinan dan Seni Rakyat sejak 2025.
Keberagaman bidang kreatif tersebut menunjukkan besarnya potensi Indonesia yang dapat terus dikembangkan melalui inovasi, pemberdayaan komunitas, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan jejaring internasional.
Melalui rangkaian HEKRAFNAS 2026 dan Indonesia Creative Connect 2026, ICCN berharap peringatan tahunan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu menghasilkan peluang kemitraan, memperkuat konektivitas antarkota, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah secara berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat Mandiri, Berkelanjutan, dan Berdampak, ICCN berkomitmen memperkuat peran kota dan kabupaten kreatif dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif Indonesia yang lebih terhubung, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tentang ICCN
Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan jejaring kolaboratif yang mendorong pengembangan kota dan kabupaten kreatif di Indonesia melalui penguatan komunitas, pertukaran pengetahuan, pengembangan jejaring, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan. ICCN berupaya menghubungkan potensi kreativitas daerah dengan berbagai peluang kerja sama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia secara berkelanjutan.



