IKLAN

banner 728x90
,

Bedah Rumah Juang Ala PDI Perjuangan Kota Batu Ke - 12, Pulihkan Hunian Juwaji Yang Lebih Dari 50 Hari Tanpa Atap

25 Okt 2026, 20:00 WIB Last Updated 2026-10-25T13:00:46Z

Infokotabatu.com, Kota Batu – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian layak kembali diwujudkan DPC PDI Perjuangan Kota Batu melalui program Bedah Rumah Juang Ala PDI Perjuangan (Berjualan). Memasuki pelaksanaan ke-12, program tersebut menyasar rumah Juwaji, warga RT 04 RW 06, Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (25/10/2026).

Kondisi rumah Juwaji menjadi perhatian karena selama lebih dari 50 hari ia harus beristirahat di rumah tanpa atap. Situasi tersebut semakin memprihatinkan mengingat musim hujan telah tiba, sehingga perbaikan tempat tinggal menjadi kebutuhan mendesak agar penghuni rumah dapat terlindung dari hujan dan cuaca dingin.

Ketua Pelaksana Bedah Rumah Juang Ala PDI Perjuangan Kota Batu, Simon Purwoali, menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan. Pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di tiga kecamatan di Kota Batu, yakni Bumiaji, Batu, dan Junrejo.

Menurut Simon, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang belum dapat mengakses bantuan perbaikan rumah dari pemerintah karena terkendala persyaratan administrasi.



“Setiap bulan kami mengadakan kegiatan bakti sosial bedah rumah untuk membantu masyarakat yang rumahnya rusak dan sudah tidak layak huni. Kali ini kami berada di Kungkuk, Desa Punten, rumah Bapak Juwaji. Beliau sudah lebih dari 50 hari tidur di rumah tanpa atap,” ungkap Simon.


Ia menambahkan, perbaikan rumah Juwaji meliputi penggantian seluruh bagian atap, pembenahan bagian rumah yang diperlukan, serta pengecatan. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu empat hari agar rumah tersebut segera dapat ditempati dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman.


Semangat gotong royong terlihat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekitar 40 orang terlibat langsung, mulai dari pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan, kader partai, warga setempat, pengurus RT dan RW, hingga kepala dusun dari unsur pemerintah desa.


Simon menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu proses renovasi. Baginya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan kepedulian sosial secara nyata.


“Kami berterima kasih kepada warga sekitar, terutama jajaran PAC yang ikut bersama-sama dalam kegiatan ini. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar warga yang membutuhkan bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” jelasnya.


Menjangkau Warga yang Terkendala Persyaratan Administrasi


Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu, H. Khamim Tohari, S.Sos., menerangkan bahwa Bedah Rumah Juang merupakan inisiatif partai untuk membantu masyarakat yang membutuhkan perbaikan hunian, terutama warga yang menghadapi hambatan ketika mengajukan bantuan melalui program pemerintah.


Ia menjelaskan, pengajuan bantuan dapat disampaikan melalui kantor DPC PDI Perjuangan Kota Batu, pengurus ranting, maupun anak ranting. Setelah menerima pengajuan, koordinator program, Simon Purwoali, akan melakukan survei langsung untuk mengetahui kondisi rumah sekaligus menilai kebutuhan calon penerima bantuan.


Sejumlah warga, kata Khamim, mengalami kesulitan memenuhi persyaratan administrasi karena status kepemilikan rumah belum dilengkapi sertifikat atau masih berkaitan dengan kepemilikan anggota keluarga lainnya. Situasi tersebut dapat menjadi kendala dalam mengakses program bantuan tertentu.


“Pemerintah belum bisa meng-cover semuanya. Karena itu, kami berinisiatif melalui DPC PDI Perjuangan Kota Batu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan program Bedah Rumah Juang Ala PDI Perjuangan,” tuturnya.


Khamim berharap program yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan itu dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Kota Batu. Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian terhadap sesama serta mempertahankan budaya gotong royong di tengah masyarakat.


Juwaji Bersyukur Mendapat Bantuan


Bagi Juwaji, bantuan perbaikan rumah tersebut menjadi wujud perhatian yang sangat berarti. Setelah lebih dari 50 hari menghadapi kondisi rumah tanpa atap, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.


“Terima kasih atas bantuan dari DPC PDI Perjuangan Kota Batu,” ucap Juwaji.


Pelaksanaan Bedah Rumah Juang ke-12 di Dusun Kungkuk, Desa Punten, menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.


Melalui keterlibatan kader partai, pemerintah desa, serta warga sekitar, proses renovasi rumah Juwaji diharapkan dapat diselesaikan sesuai target. Dengan demikian, Juwaji dan keluarganya dapat kembali menempati hunian yang lebih layak, aman, dan terlindung dari hujan.


Program ini sekaligus menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam membantu warga menghadapi kesulitan, khususnya mereka yang membutuhkan tempat tinggal layak tetapi belum sepenuhnya terjangkau oleh bantuan yang tersedia.