IKLAN

banner 728x90
,

Cegah Stunting, Pemkot Batu Gelar Sosialisasi Dan Pemantapan Tim Pendamping Keluarga Di Kelurahan Songgokerto

5 Mei 2026, 20:22 WIB Last Updated 2026-05-05T13:22:51Z

Infokotabatu.com kota Batu ; Sebagai upaya mencegah stunting sejak dini, Pemkot Batu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Di  DP3AP2KB Kota Batu kembali gelar sosialisasi dan pemantapan Tim Pendamping Keluarga di Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu Kota Batu, pada Selasa ( 5/5/2026 ) mulai 08.00 WIB hingga selesai.



Sintije Agustina Pamungkas SE kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AP2KB Kota Batu menyampaikan bahwa sosialisasi dan pemantapan tim pendamping keluarga, pada hari ini tahap 5 ini dilaksanakan di Kelurahan Songgokerto.



" Pada kegiatan ini kita lebih mengenalkan mekanisme tim pendamping keluarga ini dalam mendampingi keluarga yang beresiko stunting, dengan mengedukasi dan penyuluhan kepada sasarannya, yaitu calon pengantin ( catin ), ibu hamil ( bumil ), Ibu - ibu pasca persalinan juga balita dan baduta.


Kami akan memberikan materi bersama penyuluh KB yang ada di masing - masing kecamatan yang ada di kota Batu. Seperti apa mekanisme, pelaporan, verifikasi serta validasi terhadap sasaran tersebut.



Untuk sosialisasi dan pemantapan pendamping keluarga akan diberikan kepada seluruh pendamping keluarga yang ada di kota Batu.


Pada hari pertama sudah dilaksanakan sosialisasi dan pemantapan Tim Pendamping Keluarga di desa Pendem yang diikuti oleh tim pendamping keluarga dari desa Pendem dan desa Torongrejo. Dilanjutkan di desa Gunungsari yang diikuti oleh pendamping keluarga dari desa Gunungsari, Bulukerto dan Bumiaji. 


Kemarin juga dilaksanakan di desa Pandanrejo yang diikuti pendamping keluarga dari desa Pandanrejo, Sumbergondo dan Giripurno. Dan di desa Mojorejo yang diikuti tim pendamping keluarga dari desa Mojorejo dan Beji. 


Dan pada hari ini sosialisasi dan pemantapan tim pendamping keluarga dilaksanakan di kelurahan Songgokerto yang diikuti pendamping keluarga dari kelurahan Songgokerto, Sumberejo dan Pesanggrahan. 


Besuk sosialisasi dan pemantapan, juga akan dilaksanakan di desa Tulungrejo yang diikuti oleh pendamping keluarga dari desa Tulungrejo, Sumberbrantas dan Punten. Dilanjutkan di kelurahan Nganglik yang diikuti tim pendamping keluarga dari Kelurahan Ngaglik , Kelurahan Sisir dan desa Sidomulyo.


Untuk di desa Oro - Oro Ombo akan diikuti tim pendamping keluarga dari desa Oro - Oro Ombo dan kelurahan Temas. Dan untuk di desa Junrejo akan diikuti oleh pendamping keluarga dari desa Junrejo, Tlekung dan kelurahan Dadaprejo ", urainya.


Tim pendamping keluarga sejumlah 492 orong ini nantinya akan diberikan insentif 


" Para pendamping keluarga ini diambil dari tiga unsur yaitu dari tenaga kesehatan ( Nakes ) seperti Bidan, Kader PKK, Kader Posyandu ", jelasnya.




Lurah Songhokerto Farianto Masrul S.Sos sangat mengapresiasi dengan dilaksanakan sosialisasi dan pemantapan Tim Pendamping Keluarga ini.


" Kami harapkan dengan adanya tim pendamping keluarga di desa dan kelurahan ini dapat menurunkan angka stunting. Karena kalau tidak ada penurunan angka stunting berarti kita belum berhasil. Namun kami harapkan dengan adanya kolaborasi antar DP3AP2KB Kota Batu dengan desa dan kelurahan dapat menurunkan angka stunting ", jelasnya.


Farianto Masrul juga menambahkan selain itu, juga ada beberapa  program dari kelurahan Songgokerto sebagai upaya penurunan angka stunting.


"' Kami bersama TP PKK Kelurahan Songgokerto di bulan ini juga akan membagikan 100 Kg telor ayam kepada para keluarga yang rentan akan stunting. Saat ini masih telur yang bisa kami berikan, namun kedepan masih ada program - program lainnya sebagai upaya penurunan stunting yang akan kami laksanakan ", tegasnya.