Infokotabatu.com Kota Batu ; Wali Kota Batu Nurochman meminta hasil pelatihan pembenihan dan budidaya ikan yang diikuti para pelaku perikanan di Kota Batu tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pembudidaya ikan.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis Penerapan Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di Golden Hill, Kota Batu, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu tersebut diikuti 50 peserta dari kelompok pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan. Bimtek menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Brawijaya.
Dalam arahannya, Wali Kota Batu Nurochman menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat. Karena itu, hasil pelatihan harus diterjemahkan menjadi program tindak lanjut yang terukur dan berkelanjutan.
“Forum seperti ini penting untuk menambah pengetahuan dan memperbarui informasi. Namun yang lebih penting adalah implementasinya. Harus ada tindak lanjut yang nyata, terukur, dan berdampak bagi para pembudidaya ikan di Kota Batu,” ujar Nurochman.
Ia juga menyoroti potensi perikanan yang dimiliki Kota Batu, mulai dari kelompok pembudidaya ikan hingga fasilitas pendukung yang perlu terus dioptimalkan. Menurutnya, pemerintah harus hadir melalui kebijakan yang mampu memperkuat sektor perikanan agar tetap berkembang dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Batu berharap para pelaku usaha perikanan dapat menerapkan standar pembenihan dan budidaya yang baik sehingga menghasilkan produk yang berkualitas, aman dikonsumsi, berdaya saing, serta mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Foto/teks Prokopim Kota Batu
