IKLAN

banner 728x90
,

Pemkot Batu Sediakan 6 Ton Beras SPHP Pada Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Bulukerto

3 Mar 2026, 16:43 WIB Last Updated 2026-04-02T16:16:13Z


Infokotabatu.com Kota Batu ; Dalam mencegah lonjakan harga bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 serta memastikan kebutuhan nutrisi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ( DistanKp ) kota Batu melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Kota Batu di Balai Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, pada Selasa (3/3/2026) pagi.



Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kota Batu bekerja sama dengan Perum Bulog dengan menyediakan beras SPHP sebanyak 6 ton yang dijual ke masyarakat dengan harga Rp 55.000 per 5 kilogram. Selain itu, pada Gerakan Pangan Murah (GPM) masyarakat juga dapat membeli minyak goreng seharga Rp. 14.500 per liter dan gula pasir Rp17.000 per kilogram. Komoditas telur ayam ras dijual Rp 29.000 per kilogram dan dapat ditebus dengan harga Rp24.000 setelah menggunakan voucher.



Tak hanya itu, sebanyak 500 voucher potongan harga senilai Rp. 5.000 juga dibagikan kepada masyarakat untuk membantu meringankan beban belanja. 



Saat meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini Wali Kota Nurochman didampingi kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ( DistanKP ) H Hendry Suseno, SP., MM, Camat Bumiaji Thomas Maydo, S.Sos, kepala Desa Bulukerto Suhermawan, S.I.Kom berinteraksi langsung dan membagikan berbagai produk olahan, UMKM, sayuran, dan bahan rempah yang dijual di 23 booth kepada masyarakat yang hadir.



Wali Kota Batu Nurochman, SH., MH menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ( GPM ) ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan terutama pada komoditas penyumbang inflasi. Pemerintah berkomitmen menjaga keterjangkauan harga bahan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga serta inflasi daerah tetap terkendali.



“ Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama menjelang hari raya Idul Fitri. Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan kebutuhan pangan warga terpenuhi terutama pada komoditas utama penyumbang inflasi seperti cabai,” tegas Wali Kota Nurochman.



Ditempat yang sama kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ( DistanKP ) H Hendry Suseno, SP., MM menjelaskan kegiatan  Gerakan Pangan Murah (GPM) ini rutin setiap tahun dilaksanakan yang dimulai setiap awal bulan suci Ramadhan dan menjelang lebaran.




" Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya stabilisasi harga dan juga operasi pasar, dan diharapakan dengan adanya Gerakan Pangan Murah (GPM) ini dapat membantu warga sekitar dengan bisa langsung berbelanja ke lokasi GPM di masing - masing kecamatan. Sehingga harga - harga bahan pangan ini bisa stabil dan masyarakat juga bisa menikmati dengan harga murah, khususnya kebutuhan pokok pangan sehari - hari seperti beras, minyak, telur dan lain sebagainya ", jelasnya.



Hendry Suseno menambahkan  pada setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) juga melibatkan Gapoktan dan Kelompok Tani, 


" Dengan harapan agar bisa membesarkan hasil - hasil pertaniannya. Dan juga melibatkan UMKM bukan hanya dari kota Batu tapi juga dari malang agar produk - produk olahan dari hasil pertanian jga dapat di pasarkan di Gerakan Pangan Murah ( GPM ) ini, tentunya dengan harga yang murah karena langsung dari produsennya ", urainya.



Pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Batu.