IKLAN

banner 728x90
,

Pihak Bukit Bintang Dan Pemilik Akun Tiktok Bertemu Dan Berikan Klarifikasi

7 Jan 2026, 14:16 WIB Last Updated 2026-01-07T07:16:15Z


Infoktabatu.com Kota Batu ;  Setelah berusaha untuk mendapatkan klarifikasi terkait video yang menyebutkan tarif parkir di Bukit Bintang saat malam pergantian tahun 2025 - 2026, mendapatkan respon dan akhirnya kedua belah pihak saling bertemu untuk klarifikasi.


Hal ini disampaikan oleh Frederik Sultan Hadi Wijaya selaku pengawas aset wilayah Jawa Timur dan Bali PT. Paramount Enterprise Internasional selaku pemilik Bukit Bintang saat gelar konferensi pers di Bukit Bintang yang berada di jalan Sultan Agung Kecamatan Batu Kota Batu, pada Selasa ( 6/1/2026 ) 20.00 WIB.


" Tadi kami sudah bertemu dan saling bersilaturahmi, intinya kita sudah saling klarifikasi, dan ternyata terjadinya penyimpangan ( penarikan tarif parkir 50 ribu ) itu di luar bukit bintang. 


Karena saat malam tahun baru kemarin, pengunjung Bukit Bintang banyak yang parkir di luar area Bukit Bintang, dan itu diluar tanggungjawab kami. Karena saat itu mulai pukul 22.00 WIB, kami juga sudah menyetop bagi kendaraan yang mau parkir di dalam area Bukit Bintang, karena kondisi saat itu habis hujan sehingga jalan licin dan kami tidak mau beresiko.


Intinya tadi kami sama - sama saling memaafkan dan saling mengerti bahwa keadaan saat malam tahun baru kemarin juga sangat krodit dan ramai. Dari pihak akun tiktok yang mengupload video tersebut juga mau klarifikasi, dan dia juga meminta maaf tidak segera merespon atau menjawab saat pihak Bukit Bintang mencoba menghubungi dirinya untuk klarifikasi, karena pulang dari sini masih mengunjungi keluarganya. 


Terkait video yang sudah di upload di tiktok tersebut berencana juga akan di take down, namun dia minta ijin dulu sekalian untuk klarifikasi terkait hal tersebut, nanti kami informasikan lagi. Dan terkait somasi, kami juga sudah menghentikannya ", jelasnya.


Frederik Sultan Hadi Wijaya menambahkan pada silaturahmi tadi pihaknya juga sudah meminta pengertian kepada pemilik akun Tiktok yang mengupload video tersebut.


" Jadi kami meminta pengertiannya, karena di Bukit Bintang ini bukan parkir biasa, jangan dibandingkan dengan parkir di tempat wisata lainnya yang ada tiket masuknya Karena di Bukit Bintang ini para pengunjung hanya membayar parkir saja untuk masuk, tidak ada tiket lainnya, hanya tiket parkir saja. Itupun bagi yang membawa kendaraan, bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan ya gratis untuk masuk ke Bukit Bintang ", tegasnya.


Frederik Sultan Hadi Wijaya juga meminta maaf atas kesalahan yang terjadi dan berjanji untuk memperbaiki semuanya. Kedepan pihaknya akan mengumumkan tarif parkir kepada para pengunjung.


" Tarif parkir di Bukit Bintang akan kami pampang di depan, dan digitalisasi parkir juga akan kami lakukan untuk menghindari kesalahpahaman. Kita akan perbaiki semuanya, kita juga minta maaf jika ada kesalahan," ujarnya.


Pada kesempatan ini, Frederik Sultan Hadi Wijaya juga menegaskan bahwa Bukit Bintang ini merupakan salah satu bagian dari proyek sosial dari PT Paramount Enterprise Internasional.


" Mulai dari PKL dan anak - anak Juru Parkir yang ada di Bukit Bintang ini bagian dari warga sekitar yang tidak mampu yang kita bantu, untuk PKL yang berjualan disini gratis tanpa di pungut biaya, selain itu tiap hari Sabtu dan Minggu atlit - atlit panahan kota Batu juga latihan di sini, gratis, beberapa kegiatan hiburan untuk masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemkot Batu juga dilaksanakan disini secara gratis, hal ini kami lakukan guna mendukung kota Batu, apalagi disini sebagai salah satu spot wisata. Jadi kami selalu mendukung kota Batu agar lebih maju dan kunjungan wisatanya juga lebih banyak ", jelasnya